
Pencapaian manusia
Mahasiswa Brasil yang lahir tanpa lengan berhasil memperoleh SIM
Reiner Jesus Martins, mahasiswa Brasil berusia 20 tahun yang lahir tanpa lengan, berhasil memperoleh surat izin mengemudi setelah belajar menggunakan kakinya untuk mengemudikan mobil yang dimodifikasi. Ia lulus ujian praktik pada percobaan pertama, setelah mengikuti 30 sesi pelajaran mengemudi.
Untuk mencapainya, ia harus menemukan peralatan sekaligus pelatihan yang tepat. Sebuah panel medis menentukan modifikasi kendaraan yang dibutuhkannya, tetapi mencari sekolah mengemudi dengan mobil yang sesuai ternyata sulit. Ia akhirnya menemukannya di Pará de Minas, di negara bagian Minas Gerais, Brasil tenggara. Martins juga melaporkan hambatan birokrasi dan kurangnya kesiapan sebagian tenaga profesional yang terlibat dalam proses tersebut.
Kini menempuh studi agronomi di Universitas Federal Lavras, Martins sudah tinggal sendiri dan mengurus kegiatan sehari-hari secara mandiri. Dengan dorongan dari ibunya dan terapi selama masa kanak-kanak, ia belajar menulis, makan, dan berpakaian menggunakan kaki. Mengemudi menambah satu lagi keterampilan yang mendukung kemandiriannya sehari-hari.
Ia belum memiliki mobil, hal yang diakuinya ketika menyebut SIM tersebut sebagai pencapaian besar. Yang terpenting, katanya kepada BHAZ, SIM itu melambangkan “kemandirian dan kebebasan”. Ia juga ingin proses penerbitan SIM bagi penyandang disabilitas diperbaiki, dengan aksesibilitas yang lebih baik, informasi yang lebih jelas, dan tenaga profesional yang lebih siap. Pencapaiannya bersifat pribadi, tetapi perubahan yang ia serukan dapat membantu orang lain meraih kesempatan yang sama.
Sumber
- Jornal Estado de Minas | Not�cias OnlineNascido sem os braços, jovem de MG conquista CNH e dirige usando os pés
- BHAZVÍDEO: Jovem mineiro que nasceu sem os braços tira CNH e agora dirige com os pés: 'conquista imensa'
- R7 NotíciasJovem que nasceu sem os braços aprende a dirigir com os pés e tira CNH em MG