
Kehidupan yang lebih baik
Tim Pembersih Ranjau di Yaman Singkirkan 7.444 Benda Peledak Berbahaya dalam Dua Pekan
Tim pembersih ranjau di Yaman menyingkirkan 7.444 bahan peledak sisa perang selama 14 hari pertama Agustus 2026, sekaligus membersihkan 646.550 meter persegi lahan yang terkontaminasi, menurut angka yang dirilis proyek Masam. Upaya ini mengurangi bahaya langsung di kawasan yang sedang dipersiapkan agar warga dapat kembali dan menjalankan kegiatan sehari-hari dengan lebih aman.
Jumlah tersebut terdiri atas 7.226 amunisi yang belum meledak, 137 ranjau antitank, 35 ranjau antipersonel, dan 46 alat peledak. Pada pekan kedua saja, tim menyingkirkan 2.157 benda berbahaya: 2.075 amunisi yang belum meledak, 68 ranjau antitank, 11 ranjau antipersonel, dan tiga alat peledak.
Proyek yang didanai Arab Saudi itu menyatakan bahwa operasinya, yang dimulai pada akhir Juni 2018, telah menyingkirkan 585.670 ranjau, amunisi yang belum meledak, dan alat peledak hingga 14 Agustus 2026. Proyek tersebut juga melaporkan telah membersihkan 84.378.381 meter persegi lahan selama periode itu. Di Distrik Midi, Provinsi Hajjah, tim telah menyingkirkan 12.766 benda berbahaya dan membersihkan 4.462.365 meter persegi lahan sejak mulai bekerja di sana. Angka-angka tersebut berasal dari pernyataan operasional proyek itu sendiri dan tidak diverifikasi secara independen dalam pemberitaan yang disediakan.